Ingin Ku goreskan mimpi suci dengan tinta emas di oase samudra keridhoan Allah.

Kamis, Agustus 25, 2016

Stres?

        Dikejar deadline, berbicara di depan umum, berada di puncak kemacetan, terbelit masalah keuangan, dan keretakan hubungan, adalah beberapa hal yang dapat membuat stres. Stres merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan, setiap aktivitas yang kita jalani setiap hari seolah berpotensi menimbulkan stres. Namun, stres tidak semata-mata merupakan sesuatu yang bersumber dari luar diri, tetapi juga bagaimana reaksi kita dalam menghadapinya. Stres dapat didefinisikan sebagai tuntutan penyesuaian yang membutuhkan respon adaptif kita. Stres akan terjadi bila individu tidak dapat mengatasi masalah yang disebabkan oleh tekanan yang sedang dialami.
        Stres dapat berasal dari faktor eksternal dan faktor internal. Harga diri yang rendah merupakan salah satu faktor internal timbulnya stres, individu yang memiliki harga diri rendah menilai kritik yang ringan terasa mengancam, sebaliknya individu dengan harga diri tinggi memandang kritik tersebut bermanfaat untuk meningkatkan kemampuannya. Jadi, stres tidak selamanya buruk, bila kita dapan merespon stres dengan baik, stres justru dapat meningkatkan kemampuan maupun keterampilan kita dalam melakukan berbagai hal serta dapat mengubah kehidupan menjadi lebih baik.
        Reaksi tubuh terhadap stres dikenal dengan istilah fight or flight. Reaksi ini dapat berupa perubahan fisiologis, seperti debar jantung yang cepat, napas terengah-engah, produksi keringat berlebihan dan tremor, maupun reaksi kejiwaan pada tubuh. Hal ini disebabkan oleh amigdala yang mengeluarkan hormon sehingga membuat indera menjadi lebih waspada.
        Stres tentunya terasa mengganggu kehidupan kita. Lalu bagaimana cara menghilangkan stres? Berbagai cara dilakukan untuk menghilangkan stres, namun hasilnya nihil karena stres terus-menerus datang kembali ke kehidupan kita. Tidak ada cara yang dapat menuntaskan stres tapi banyak cara yang dapat menghambat atau menguranginya, seperti cukup tidur, imbangi antara bekerja dan bermain, atur pola makan sehat dan berolahraga ringan.
0