Ingin Ku goreskan mimpi suci dengan tinta emas di oase samudra keridhoan Allah.

Minggu, Januari 19, 2014

Mari Memantaskan Diri

Lebih mulia memendam dan menghijab perasaan daripada mengeluarkannya tapi nanti larinya ke maksiat.
Yakinlah ada emas diantara pasir, ada cahaya diantara kegelapan, ada yang #JOSH diantara yang pacaran | #JOSH ~> JOmblo Sampai Halal
“Ketika yang lain sibuk pacaran sana-sini | mari kita sibukkan diri ini dengan cara memantaskan diri”
Kalau pacaran itu ujung-ujungnya putus, putus silaturahim, benci, alergi mantan, dll.. so, kenapa harus pacaran? #MariMemantaskanDiri
Tugas kita sebagai penanti jodoh hanyalah memantaskan diri, bukannya sibuk pacaran sana-sini.
“Yakini diri sendiri bahwa jodoh itu di tangan Allah, nggak mungkin tertukar karena kita diciptakan berpasang-pasangan, pantaskan diri sajalah”
Tentang siapa jodoh kita? bagaimana bentuknya? kulitnya? wajahnya? nggak usah over menghayal deh! pantaskan diri aja karena Allah Maha Adil.
“Ya benar, memantaskan diri, bukan memaksiati diri”
Kalau ada yang masih meragukan jodohnya dari Allah maka dia juga meragukan kematiannya, karena sesungguhnya jodoh dan mati itu sama-sama rahasia Allah.
Masalah jodoh itu sama dengan masalah rejeki, mesti di-ikhtiari untuk mendapatkannya, tentunya bukan ikhtiar pacaran tapi memantaskan diri.
Jodoh itu Allah yang memberi, tugas kita mempersiapkan diri, memantaskan diri untuk menerimanya. Pacaran bukan caranya menerimanya.
Banyak diantara kita yang ingin masuk surga tapi jalannya salah. banyak yang ingin jodoh yang sholeh tapi diri sendiri belum soleh. #MariMemantaskanDiri!
Kita harus menyiapkan wadah untuk menerima air yang lebih banyak, begitupula dengan jodoh, kita harus seperti dia untuk menerimanya
Punya impian memiliki jodoh yang sholeh nan alim tapi diri masih suka bermaksiat, gimana bisa cocok? | #MariMemantaskanDiri
Emang pacaran menjamin kalau itu udah jodoh dan sudah cocok buat kita? Tidakkan?! Hanya Allah yg tau..
Mari memantaskan diri, gak usah pacaran sana-sini, itu gak syar’i, biarlah Allah yang menyeleksi, hanya Dia yang tau yang terbaik buat diri ini.
“Kalau yang lain memandangmu sebelah mata karena kamu jomblo, maka pandanglah ia dengan seutuh mata bahwa ku lebih mulia”
0

0 komentar:

Posting Komentar