Muslim : Bagaimana natalmu?
Mario : Baik. Kau tidak mengucapkan selamat natal kepadaku?
Muslim : Tidak, agamaku menghargai toleransi antaragama termasuk agamamu. Tapi untuk masalah ini, agamaku melarangnya.
Mario : Tapi mengapa? Bukankah hanya sekedar kata-kata? Teman muslimku yang lain mengucapkannya padaku.
Muslim : Mungkin mereka belum mengetahuinya. Mario, apakah kau bisa mengucapkan dua kalimat syahadat?
Mario : Oh tidak, saya tidak bisa mengucapkannya. Itu akan mengganggu kepercayaan saya.
Muslim : Mengapa? Bukankah hanya sekedar kata-kata?
Mario : Maaf, saya tidak bisa mengucapkannya.
Muslim : Sama sepertimu. Jika saya mengucapkan selamat natal kepadamu, itu akan mengganggu kepercayaanku. Sebab jika saya mengucapkan selamat natal, sama saja saya mengakui kelahiran nabi Isa sebagai Tuhan.
Mario : Baiklah, sekarang saya mengerti.
Kamis, Desember 26, 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar